PBK Tugas 4
Source Text : https://www.learning-mind.com/differences-between-introverts-and-extroverts/
Alasan no. 1 :
SL : The society seems to be dominated by extroverts as they are loud, outgoing and social while introverts are often misunderstood as being shy, boring and anti-social.
TL : Masyarakat tampaknya didominasi oleh ekstrovert karena mereka ramai, ramah dan sosial, sementara introvert sering disalah pahami sebagai pemalu, membosankan dan anti-sosial.
(Adaptation)
Menggunakan teknik Adaptation karena masyarakat Indonesia lebih mengenal kata ‘ramai’ sebagai kata sifat daripada kata ‘keras’
Alasan no. 2 :
SL : However, if introverts are examined carefully, we realize that introverts are indeed charismatic in their own ways.
TL : Namun, jika introvert diteliti dengan cermat, kami menyadari bahwa introvert memang karismatik dengan caranya sendiri
(Discursive Creation)
Menggunakan teknik Discursive Creation karena jika diterjemahkan secara langsung kata ‘examined’ menjadi ‘diperiksa’ tidak cocok dengan keseluruhan kalimat maka diterjemahkan menjadi ‘diteliti’
Alasan no. 3 :
SL :Introverts require some alone space to clear their mind whereas extroverts generate energy by spending time with people.
TL :Introvert membutuhkan ruang sendiri untuk menjernihkan pikiran mereka sedangkan ekstrovert menghasilkan energi dengan menghabiskan waktu bersama orang-orang.
(Literal Translation)
Menggunakan teknik Literal Translation karena penerjemah langsung menerjemahkan dari Bahasa sumber ke Bahasa sasaran tanpa merubah makna
Alasan no. 4 :
SL : Spending time with people constantly would drain them.
TL :Menghabiskan waktu bersama orang-orang akan menghabiskan energi mereka.
(Amplification)
Menggunakan teknik Amplification karena penerjemah menambahkan kata baru agar memperjelas kalimat tanpa merubah makna
Alasan no. 5 :
SL : Infact,they complement each other and that is why both types are essential to balance out the world
TL : Faktanya, mereka saling melengkapi satu sama lain dan oleh sebab itu kedua tipe tersebut sangat penting untuk menyeimbangkan kehidupan
(Adaptation)
Menggunakan teknik adaptation karena menerjemahkam kata world dengan kehidupan.Jika diterjemahkan secara alami, target pembaca akan sulit memahami
Alasan no. 6 :
SL : Hopefully, this post will shed some light on introverts as they truly deserve to be respected for their personality type, and help you understand the basic differences between introverts and extrovert
TL : Semoga, dengan tulisan ini member harapan kepada orang yang memiliki sifat introvert karena mereka layak mendapatkan rasa hormat atas kepribadian mereka, dan membantu anda memahami perbedaan dasar antara introvert dan ekstrovert
(Literal translation)
Menggunakan teknik literal translation karena tidak ada yg dirubah dari bahasa sumber ke bahasa sasaran
Alasan no. 7 :
SL : Both types are equally likely to achieve success
TL : Kedua tipe tersebut memungkinkan mencapai kesuksesan
(Literal translation)
Menggunakan teknik literal translation karena tidak ada yg dirubah dari bahasa sumber kebahasa sasaran
Alasan no. 8 :
SL : Introverts recharge from within because this is how they get their signal that they are infull control of themselves.
TL : Introvert mendapat kepercayaan diri dari dalam karena ini adalah bagaimana mereka mendapatkan sinyal untuk mengendalikan diri mereka sendiri.
(Amplification)
Menggunakan teknik Amplification karena penerjemah menambahkan kata baru agar memperjelas kalimat tanpa merubah makna
Alasan no. 9 :
SL : Thus, they embrace solitude because it allows them to concentrate better and avoid distractions.
TL : Dengan demikian, mereka berteman dengan kesendirian karena memungkinkan mereka untuk berkonsentrasi lebih baik dan menghindari gangguan.
(Discursive Creation)
Menggunakan teknik Discursive Creation karena jika diterjemahkan secara langsung kata ‘embrace’ menjadi ‘merangkul’ tidak cocok dengan keseluruhan kalimat maka diterjemahkan menjadi ‘berteman’
Alasan no 10 :
SL : Extroverts, on the other hand, feel fully fulfilled and content being surrounded by people.
TL : Ekstrovert, di sisi lain, merasa sepenuhnya terpenuhi dan banyak dikelilingi oleh orang-orang.
(Discursive Creation)
Menggunakan teknik Discursive Creation karena jika diterjemahkan secara langsung kata ‘content’ menjadi ‘konten’ tidak cocok dengan keseluruhan kalimat maka diterjemahkan menjadi ‘banyak’
Alasan no. 1 :
SL : The society seems to be dominated by extroverts as they are loud, outgoing and social while introverts are often misunderstood as being shy, boring and anti-social.
TL : Masyarakat tampaknya didominasi oleh ekstrovert karena mereka ramai, ramah dan sosial, sementara introvert sering disalah pahami sebagai pemalu, membosankan dan anti-sosial.
(Adaptation)
Menggunakan teknik Adaptation karena masyarakat Indonesia lebih mengenal kata ‘ramai’ sebagai kata sifat daripada kata ‘keras’
Alasan no. 2 :
SL : However, if introverts are examined carefully, we realize that introverts are indeed charismatic in their own ways.
TL : Namun, jika introvert diteliti dengan cermat, kami menyadari bahwa introvert memang karismatik dengan caranya sendiri
(Discursive Creation)
Menggunakan teknik Discursive Creation karena jika diterjemahkan secara langsung kata ‘examined’ menjadi ‘diperiksa’ tidak cocok dengan keseluruhan kalimat maka diterjemahkan menjadi ‘diteliti’
Alasan no. 3 :
SL :Introverts require some alone space to clear their mind whereas extroverts generate energy by spending time with people.
TL :Introvert membutuhkan ruang sendiri untuk menjernihkan pikiran mereka sedangkan ekstrovert menghasilkan energi dengan menghabiskan waktu bersama orang-orang.
(Literal Translation)
Menggunakan teknik Literal Translation karena penerjemah langsung menerjemahkan dari Bahasa sumber ke Bahasa sasaran tanpa merubah makna
Alasan no. 4 :
SL : Spending time with people constantly would drain them.
TL :Menghabiskan waktu bersama orang-orang akan menghabiskan energi mereka.
(Amplification)
Menggunakan teknik Amplification karena penerjemah menambahkan kata baru agar memperjelas kalimat tanpa merubah makna
Alasan no. 5 :
SL : Infact,they complement each other and that is why both types are essential to balance out the world
TL : Faktanya, mereka saling melengkapi satu sama lain dan oleh sebab itu kedua tipe tersebut sangat penting untuk menyeimbangkan kehidupan
(Adaptation)
Menggunakan teknik adaptation karena menerjemahkam kata world dengan kehidupan.Jika diterjemahkan secara alami, target pembaca akan sulit memahami
Alasan no. 6 :
SL : Hopefully, this post will shed some light on introverts as they truly deserve to be respected for their personality type, and help you understand the basic differences between introverts and extrovert
TL : Semoga, dengan tulisan ini member harapan kepada orang yang memiliki sifat introvert karena mereka layak mendapatkan rasa hormat atas kepribadian mereka, dan membantu anda memahami perbedaan dasar antara introvert dan ekstrovert
(Literal translation)
Menggunakan teknik literal translation karena tidak ada yg dirubah dari bahasa sumber ke bahasa sasaran
Alasan no. 7 :
SL : Both types are equally likely to achieve success
TL : Kedua tipe tersebut memungkinkan mencapai kesuksesan
(Literal translation)
Menggunakan teknik literal translation karena tidak ada yg dirubah dari bahasa sumber kebahasa sasaran
Alasan no. 8 :
SL : Introverts recharge from within because this is how they get their signal that they are infull control of themselves.
TL : Introvert mendapat kepercayaan diri dari dalam karena ini adalah bagaimana mereka mendapatkan sinyal untuk mengendalikan diri mereka sendiri.
(Amplification)
Menggunakan teknik Amplification karena penerjemah menambahkan kata baru agar memperjelas kalimat tanpa merubah makna
Alasan no. 9 :
SL : Thus, they embrace solitude because it allows them to concentrate better and avoid distractions.
TL : Dengan demikian, mereka berteman dengan kesendirian karena memungkinkan mereka untuk berkonsentrasi lebih baik dan menghindari gangguan.
(Discursive Creation)
Menggunakan teknik Discursive Creation karena jika diterjemahkan secara langsung kata ‘embrace’ menjadi ‘merangkul’ tidak cocok dengan keseluruhan kalimat maka diterjemahkan menjadi ‘berteman’
Alasan no 10 :
SL : Extroverts, on the other hand, feel fully fulfilled and content being surrounded by people.
TL : Ekstrovert, di sisi lain, merasa sepenuhnya terpenuhi dan banyak dikelilingi oleh orang-orang.
(Discursive Creation)
Menggunakan teknik Discursive Creation karena jika diterjemahkan secara langsung kata ‘content’ menjadi ‘konten’ tidak cocok dengan keseluruhan kalimat maka diterjemahkan menjadi ‘banyak’
Komentar
Posting Komentar